Review MotoGP Le Mans

Podium Le Mans 2013

Bagaimana kronologis race pastinya sudah bisa mas bro lihat via siaran langsung MotoGP semalam. Pembahasan race juga sudah diulas di berbagai media maupun oleh para Blogger. Bagaimana Pedrosa bisa back to back winner, Crutchlow yang meraih runer-up (podium terbaik baginya), dan Marquez yang mampu meraih podium ke tiga setelah sempat tertinggal di posisi ke delapan. Rossi Ndlozooorrr……😀 dan Lorenzo Melorot ora karu-karuan di urutan ke tujuh (finish terburuk selama karir di MotoGP). Dari sekian cerita dari tiap rider tentunya banyak yang tanda tanya mengenai Rossi dan Lorenzo. Ekspektasi tinggi di awal seri Qatar ternyata anti klimaks di seri-seri selanjutnya. Dan mungkin dari 4 race yang sudah berlangsung seri Le Mans inilah yang menjadi terburuk bagi Yamaha Factory Racing (dipecundangi oleh tim Satelitnya).

Bahas Pedrosa ehmm… yang pasti Doi sudah menemukan ritmenya setelah di Jerez mendapat suntikan kritik dari Kevin Schwants, tinggal menanti duelnya dengan kompatriot sekaligus team mate di kondisi good race. Marquez…. talentanya sangat luar biasa, sempat adaptasi dengan kondisi hujan dan akhirnya mampu menemukan kepercayaan diri untuk menyusul kedepan. Cruthclow ingin membuktikan bahwa dialah yang terbaik di Tech 3 setelah ada gosip Tech 3 mengontak Espargaro untuk musim depan.

Rossi Ndlozor

Rossi?? … sempat meraih targetnya dengan berada di depan Lorenzo namun akhirnya tetap kalah oleh Cruthclow yang menggunakan motor satelit yang satu step dibawah motor M1 pabrikan, sampai akhirnya ndlozorrr…. karena takut di overtake sama hayden  (just kidding😀 ) yang notabene menggunakan Ducati yang tahun lalu dikendarainya. Rossi berkata bahwa di tikungan dimana dia jatuh sebenarnya dia masuk tidak terlalu cepat dan merasa tidak berbuat kesalahan, namun dia merasa sedikit bumpy dan kehilangan kontrol di ban depan aka ndlozorr…

Lorenzo Sad

Lorenzo?? … sempat menunjukkan performa ‘normal’ dengan berada di tiga besar namun perlahan doi melorot sampai akhirnya finish di posisi tujuh (worst ever). Dia mengatakan bahwa dia tidak percaya diri terhadap kondisi motor ketika melibas tikungan, terutama dengan roda belakang yang selalu spin ketika akselerasi, kalaupun dipaksakan maka kemungkinan crash sangat besar. Entah apakah performa Lorenzo yang amburadul tersebut dikarenakan sasis baru yang digunakannya di seri Le Mans kemarin yang tentunya belum teruji di lintasan basah. Yang pasti teknisi Yamaha harus mutar otak atau juga diperas otaknya😀 untuk mengejar ketertinggalannya dari motor Honda.

The Last dari 4 seri MotoGP yang berlangsung berbagai cerita dan drama yang berbeda disajikan di setiap race. Qatar duo Yamaha 1-2 kemudian dibalas oleh duo HRC di Austin, di Jerez duel antara Marquez dan Lorenzo, dan terakhir Le Mans sebagaimana Ysa gambarkan diatas. So…. seri selanjutnya di Mugello Italia tanggal 2 Juni nanti mari berharap ada ‘cerita baru’ lagi yang menarik untuk dibahas. Mungkin Ducati dengan Dovisiozo bisa mewarnai nanti atau yang lainnya??… lets we see…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s