Merubah Mindset itu Sulit!! Jangan Dipaksakan Jika Tidak Penting!!

suzuki-shooter-injeksi_thumb

Sampai artikel ini ditulis Ysa masih terheran-heran dengan langkah pabrikan Suzuki yang mengeluarkan produk bebek injeksinya Shooter 115 Fi. dimasukkan dalam market low Price Model yang nantinya akan menggantikan peran Smash Titan yang masih menggunakan teknologi karburator. Bandrol harga murah yang menggiurkan untuk bebek injeksi yang berkisar di harga 11 jt’an (varian termurah). sebenarnya tidak ada yang salah dengan positioning dan harga Shooter Fi. yang bikin Ysa heran adalah dihilangkannya fitur komponen berupa stand side (standar samping) untuk varian termurah Shooter. Okelah jika yang termurah cukup dibekali tromol dan footstep boncenger dari pipa besi biasa. Namun jika ditambah dengan menghilangkan standar samping untuk menekan harga…  :D asli Ysa cuma bilang ‘kebangeten’ atau Bang Rhoma bilang ‘terlalu’.

parkir motor

Kebanyakan parkir motor dengan standar samping (praktis)

Ysa mencoba melihat dari sudut pandang pengguna, dimana sebagian besar motor ketika diparkir akan menggunakan  standar samping untuk menahan motor agar tidak roboh. selain praktis penggunaannya juga ringan. bahkan motor-motor besar di dunia juga semuanya menggunakan standar samping (standar tengah jarang disertakan kecuali untuk varian adventure). lha ini malah membalikkan fungsi standar itu sendiri. Mungkin lebih masuk akal jika standar tengah yang dihilangkan karena banyak contohnya motor yang tidak menggunakan standar tengah (ambillah contoh Ninja 250). masih bisa dimaklumi…  toh harganya jauh lebih bisa terkoreksi dibanding standar samping tanpa harus mengorbankan fungsi utamanya. Memang varian Shooter yang termurah mungkin hanya diproduksi sedikit, dan itu tidak lebih hanya sebagai alat promosi saja bahwa bebek injeksi Suzuki hanya 11 jt’an. tapi ‘nyuwun sewu’ (bahasa halusnya mohon maaf)… untuk pabrikan sekelas Suzuki mengambil ‘ide’ menghilangkan standar samping sebuah motor itu sebuah tindakan ‘lucu’ (sekali lagi mohon maaf). bukankah di kelas LPM ini konsumennya pemikirannya masih konservatif. seandainya nih motor yang pakai ibu-ibu ke pasar pasti parkirnya repot, atau jika nih motor digunakan untuk jualan sayur dsb, ketika berhenti menjajakan sayurnya memarkirnya bagaimana?? entahlah apa yang menjadi pertimbangan, barangkali pemikiran Ysa yang memang tidak menjangkaunya

Motor Sayur

Menghilangkan fungsi standar (bukan fitur) dari sebuah motor sebelumnya dilakukan Yamaha di New Vixion dengan meniadakan kick stater. dan hasilnya silahkan mas bro perhatikan sendiri di jalanan (atau di dealer Yamaha). sangat jarang sekali orang yang menggunakan NVL non kick stater. dalam case ini harus diakui YIMM akhirnya mengikuti mindset konsumen dimari. tidak malah melawannya. dan alasan awal ditiadakannya kick stater secara teknis masih rasional (sistem injeksi yang sangat tergantung pada kelistrikan). Honda juga merubah komposisi tombol sein dan horn yang memerlukan adaptasi bagi konsumennya, walaupun tidak dalam taraf menghilangkannya, namun masih dalam batas wajar dengan alasan safety (masih bisa dimaklumi). tapi menghilangkan standar samping untuk alasan apa??…. teknis, safety, atau yg lainnya?? mungkin mas bro ada yang bisa menjawabnya.

Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan, diambil positifnya saja. Maturtengkyu sudah mampir.

12 thoughts on “Merubah Mindset itu Sulit!! Jangan Dipaksakan Jika Tidak Penting!!

    • klo tidak begitu penting ngpain harus dipaksakan. itu malah bs jd blunder buat mereka yg lagi butuh mengangkat imejnya.
      ada ada saja (sambil geleng2 kepala)😀

  1. bisa jadi bumerang bagi suzuki nantinya.. maksudnya gini..sedikit banyak akan ada anggapan begini..,” KOQ SAMPAI SEGITUNYA SUZUKI hanya utk menurunkan harga,…NGGAK ADA CARA YANG LEBIH KREATIF,KAH..? 😀

    • selevel mereka loh…😀 cm iso nggumun kang.
      dah branding turun ini malah ditambahi dgn aksi copot standar samping. lak yo tambah terkesan murahan tuh motor. semakin murah motor bukan semakin ngangkat branding. tp malah semakin turun.
      dah gitu diekspose lagi (tanpa standar samping dgn alasan cost reduction)…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s