Apakah Matic Retro Akan terus Berkembang atau Berhenti?

scoopy-FINO-1

Jika melihat dua varian matic Honda (scoopy) dan Yamaha (fino) yang sudah ada versi kedua (walaupun Fino belum dipasarkan dimari), serta Suzuki Lets yang masih versi pertama. Maka yang menjadi pertanyaan akankah model matic retro tersebut akan berkelanjutan setidaknya untuk 5-10 tahun kedepan ata akan didiscontinue? Jika di motor bebek ada gen Jupiter yang eksis di awal tahun 2000an sampai sekarang, begitupula gen supra di akhir 90an sampai sekarang. Maka akankah matic retro juga berlanjut dengan versi-versi berikutnya.

Jika diibaratkan dunia mode, memang terkadang ada model pakaian yang mencoba menghadirkan kembali model pakaian di tahun 60’an atau 70’an contohnya. Ketika trend tahun 60’an habis maka tren th 70’an yang digemari kemudian. Begitu selanjutnya seolah seperti siklus. Walaupun tidak semua trend bakal mengacu mundur kebelakang, namun segmen tersebut ada dan tetap eksis kedepannya. Di roda dua mungkin design matic retro sekarang mengacu pada model Vespa tahun 70-80an, sedangkan di tahun 90an relatif tidak ada model Vespa yang berubah drastis dari model pertama yang dikeluarkan. Ysa sendiri kurang begitu paham historis Vespa, namun dilihat dari model designnya, secara garis besar tetap seperti itu saja. Beda dengan bebek (dalam hal ini Ysa mengambil contoh produk Honda) di mana model dari C-70, Astrea Prima, Astrea Grand, Supra, Kharisma, Revo, atau sport dari gen CB, GL sampai dengan Megapro sampai ke CB150R. Ada evolusi model motor dari periode ke periode sesuai keinginan pasar. Dari yang hanya sekedar motor sebagai alat transportasi sedikit demi sedikit berkembang menjadi motor dengan multifunction, multifitur plus juga multifashion😀 . ada dua hal yang menurut Ysa menjadi pertimbangan apakah matic retro akan berlanjut (everlasting) atau nanti akan berhenti dengan sendirinya.

Komunitas Vespa

Yang pertama adalah jika komunitas pecinta dan pengguna Vespa masih terus ada, maka matic retro sebagai model turunan dari Vespa juga akan terus ada. Orang yang ingin terlihat classic namun tetap ingin praktis tidak ribet akan masalah mesin & part (mesin keluaran terbaru) akan menjadikan matic retro sebagai ‘pelampiasan’ keinginan tersebut.

Sedangkan yang kedua apabila komunitas Vespa semakin berkurang karena rata-rata mereka berusia dewasa (motor dan pengendaranya) yang pasti ada batas ‘umur ekonomisnya’ ditambah dengan harga Vespa baru yang jauh dari kata murah (hanya golongan atas yang mampu beli, sedangkan umumnya komunitas Vespa adalah kelas menengah kebawah) sehingga bakal ada missing link suatu saat nanti maka segmen matic retro akan ‘sepi peminat’ dengan sendirinya.

IMHO kuncinya ada di Vespa sebagai role model dari retro matic ini. Ketika eksistensinya terjaga maka kesan classic akan tetap dianggap menarik (ada yang menampilkan di jalanan umum). Namun ketika eksistensinya meredup dimakan usia ya secara perlahan peminat matic retro juga akan meredup. Mungkin disaat itulah segmen sport retro harus digarap pabrikan karena role model sport sangat banyak dan tidak perlu mengekor model dari Merk lain. Mungkin Honda dengan model CB 100 series, Yamaha dengan RX series dan Kawasaki dengan Binter seriesnya… lha Suzuki dengan apa yah?? (ane lupa model sport classic Suzuki di th 80-90an😀 )

Kawasaki Binter 03 CB 100 Original

Kurang lebihnya mohon dimaklumi, maturtengkyu sudah mampir.

8 thoughts on “Apakah Matic Retro Akan terus Berkembang atau Berhenti?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s