Pilih Value atau Prestise?

asus-vaio

Jika Ysa disuruh memilih antara suatu produk yang memliki value atau memiliki prestise tentu pilihannya ya dua-duanya😀 hehehe…. seringkali kita dihadapkan pada sebuah pilihan tersebut ketika kita akan membeli sebuah barang. Bagi seorang yang memang memahami dengan lengkap akan sebuah produk maka value akan menjadi pertimbangan utama. Spesifikasi, fitur, teknologi dan harga dianggap lebih penting ketimbang nama besar sebuah brand. Ysa sendiri yang boleh dikatakan suka akan IT terutama komputer (sebatas suka, bukan master) ketika akan membeli sebuah laptop maka yang menjadi pertimbangan adalah harga murah namun memiliki value terlengkap (bukan yang terbaik). Yah istilah kerennya The Best Value For Money Product. Jika bisa mendapatkan laptop dengan harga 4 jt’an dengan spek Dual core, 1 Gb RAM, 320 GB Hardisk dan VGA Ati Radeon 512 Mb Ysa pikir sudah cukup untuk aktifitas kerja dan entertaitment. Walaupun Brand dari China namun yakin bisa diandalkan. Sedangkan bagi mereka yang awam akan laptop maka biasanya brand yang dijadikan jaminan. Nama besar seperti Sony dengan productnya Vaio seharga 5 jt’an (Proc masih Intel Atom tidak masuk dalam pertimbangan) menjadi pilihan, yang penting nih laptop ‘mahal’ dan dianggap canggih (dalam batas pemahaman mereka).

iphone, android, blackberry

Begitupula untuk handphone. Bagi mereka yang pengen punya HP ‘keren’ dan dianggap gaul, maka pilihannya ya Blackberry. Namun bagi mereka yang paham akan kebutuhan HP (fungsi dan fitur) ya pilihannya Smartphone Android. Atau bagi yang berkecukupan dan ingin punya keduanya (Value dan Prestise) tentu pilihannya jatuh ke iPhone. Banyak pengguna BB yang hanya memanfaatkan fungsi telepon dan massenger (chat, fb, e-mail, twitter,ect), mereka ‘tidak perlu’ fitur-fitur maupun aplikasi lengkap sebagaimana Smartphone Android. Keterbatasan waktu dan pengetahuan yang membuat mereka enggan untuk membeli produk dengan value lebih baik. Pernah suatu hari teman Ysa mendapat tawaran iPhone 5 dengan harga miring, dengan kemampuan ekonominya teman Ysa tersebut pasti mampu membelinya. Namun dia menolak tawaran tersebut (walaupun dia tahu secara kualitas, fitur, value, maupun prestise iPhone punya segalanya). Menurutnya dia hanya perlu BB buat telepon dan BBM saja. Thats it. Dia sudah terlalu sibuk hanya untuk mempelajari dan menggunakan segala keunggulan iPhone. Menurutnya mubadzir jika membeli iPhone namun hanya buat telp dan massengger saja. (dalam hati Ysa mungkin lebih mubadzir beli HP mahal tapi minim fitur😀 hehehe.. maklum pemikiran orang ekonomis).

HD vs Goldwing

Hal tersebut juga terjadi di dunia otomotif. Selengkap apapun value dari Camry, tetap saja prestisenya kalah dibanding C-Class. Atau secanggih apapun fitur yang tertanam di Gold Wing tetap saja pemiliknya lebih merasa bangga jika menunggangi motor Harley Davidson. Memang tidak berlaku sama rata bagi setiap konsumen. Namun seperti yang Ysa gambarkan di atas bahwa seorang pemakai yang menganggap suatu produk yang dimilikinya sebatas fungsi aslinya dan dirasa brand produk tersebut cukup menjaga atau mengangkat prestise pemiliknya pasti pilihannya lebih mempertimbangkan brand. Apapun produknya selama brand-nya ‘A’ maka dianggap cukup mewakili tujuan memiliki produk tersebut. Terkadang tujuan memiliki tuh produk hanya karena ingin diakui sebagai bagian dari sebuah golongan atau komunitas. Namun bagi mereka yang menginginkan sebuah produk memiliki fungsi tambahan lebih dari sekedar fungsi aslinya maka pilihannya jatuh ke produk yang memiliki value terlengkap plus harga termurah. Biasanya golongan yang memperhitungkan value, secara ekonomis dibawah golongan konsumen yang melihat sisi prestise, namun dari segi pengetahuan mereka lebih expert dibanding golongan prestise. Bagi yang mempertimbangkan keduanya (value & prestise) ya mereka yang berkecukupan dalam hal ekonomi dan pengetahuan. Betul nggak mas bro??

Sebatas opini pribadi. Kurang lebihnya mohon dimaklumi, maturtengkyu sudah mampir.

12 thoughts on “Pilih Value atau Prestise?

  1. Susah masbrai..kalo value aja dari segi fitur..tapi kualitas hardware gmn masbrai ? kadang produk jg gak lengkap loh..value nya di fitur jooss..tp hardware melempem..kadang juga jualan merk aja..tp barang cpt kena lcd nya..vaio ane udah 2 x cepet banget kumat lcd nya..cepet menggaris2 gt…HP compaq, batrei cpt soak..hdisk cpet badsector..akhirnya pilihan jatuh di DELL..hehe

    • nah, klo Dell itu jelas masuk kategori keduanya bro (value n prestise). sma ky’ beli smartphone ya iphone.
      klo fitur / spek joss tapi hardware soak ya ky’ laptop lokal (you know lah)😀
      Alhamdulillah ane pake Asus sdh 2 th g’ ada mslah. hnya vga’ny aja yg mulai ancur, cm bisa buat maen PES.. slain itu wes g berbentuk gambare😀

    • ane jg msih pake Nokia 5300 (udah 5 th nih)😀 androidnya buat nyonya ma anak.
      nyonya buat fb’an anak buat main angry bird
      ane cukup laptop yg online trus di jam kerja hehehehe😀

  2. tukang sayur montore yo karisma wae..,nggak perlu n250 fi,hpnya n 5130 saja nggak perlu android..,ntar malah di kira tajir,orang belanja sayur nawar seenaknya lagi.. 😀

    • Pembeli: Mas, kangkung seikat berapa??
      Mas Sayur : lima ribu mbak
      Pembeli: empat ribu yah? di bakul satunya segitu koq mas
      Mas Sayur : yah mbak kayak kagak ngerti aja
      Pembeli : Ngerti apaan??
      ting… tong… (ada mesengger masuk)
      Mas Sayur ngeluarin Galaxy S4 dari tasnya, kemudian baca mesenggernya
      Pembeli : ooohhh… ngerti saya sekarang (sambil melerok matanya)
      Mas Sayur : iya mbak, 4rb buat harga sayurnya dan seribu buat cicilan HPnya😀
      Pembeli : besok ikutan jd tukang sayur ah (dalam hati :S dengan ekspresi wajah mencep lambene)

      hehehe… just kidding kang,😀 jgn diambil hati😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s