Launching Yamaha YZF 250, Terlambat atau Menuggu Waktu yang Tepat??

250r4

Isu santer yang mengatakan bahwa motor sport Yamaha di kelas 250 cc akan diluncurkan di akhir tahun ini atau paling lambat di tahun depan memang membuat sebagian orang senang karena ada kepastian (walaupun belum pasti), sebagian lain merasa kelamaan, atau yang lainnya merasa nggak ngefek (kayak Ysa😀 coz yakin g’ kebeli). Dari sejak pertama kali Kawasaki memasukkan Ninja 250 di Indonesia sekitar tahun 2008 kemudian disusul Honda oleh CBR 250R di tahun 2011 atau tiga tahun setelah first mover diluncurkan. Sedangkan Yamaha yang mengatakan bahwa DNA’nya racing malah sampai sekarang (5 tahun) masih baru berencana meramaikan pasar sport fairing 250 cc. Tak elak ungkapan kekecewaan berbagai kalangan terutama yang mengidamkan adanya pesaing ideal Ninja 250 bermunculan. Memang harapan awal dengan masuknya CBR 250R bakal menjadi pesaing ideal si Ninja. Namun dengan spek yang dibawah ekspektasi (single Cylinder) di kelas 250 cc plus harga yang selisih sedikit dengan spek 2 cylinder akhirnya menjadikan CBR 250R kurang laku di pasaran (jika dibandingkan Ninja 250R). Nama besar Honda tidak menjamin penjualan bakal moncer di kelas sport premium.

Ysa coba meruntut beberapa historis di dunia otomotif beberapa tahun kebelakang. Terutama di kelas ‘baru’ dimana sebelumnya belum ada pemain di kelas ini. Contoh di kelas matic ada first mover Mio di tahun 2004 (walaupun ada Nouvo yg lebih awal), dimana Mio meraih sukses sebagai first mover. Kemudian di tahun 2008 Honda secara resmi merelease Beat sebagai pesaing Mio (setelah 4 tahun). Lanjut ke kelas sport 150 cc. Di Tahun 2007 V-ixion diluncurkan sebagai first mover di kelas sport 150 cc 4-tak dengan teknologi Injeksi, monoshock, dan design yang lebih sporti di waktu itu, dan sukses besar sampai sekarang. Honda baru di Tahun 2012 (5 tahun) baru merelease CB150R sebagai lawan sepadan V-ixion (yg upgrade menjadi New Vixion). Bukankah ada New Megapro? IMHO NMP bukan lawan sepadan Vixion. Dari segi mesin, harga dan fitur jelas NMP dibawah Vixion. Atau kita coba lihat di roda empat. Di kelas low MPV si kembar Avanza dan Xenia merupakan first mover di tahun 2004 (CMIIW). Mengisi kekosongan kelas MPV dibawah kelas Kijang series akhirnya sukses diraih mobil sejuta umat ini. Dan baru di tahun 2012 ‘lawan’ sepadan diluncurkan Suzuki melalui Ertiga, yang sampai sekarang tidak jelas kabar indennya (saking larisnya)

komparasi-mpv

Dari ketiga case diatas dua case Mio – Beat dan Xeniavanza – Ertiga bisa digambarkan bahwa perlu waktu yang tepat untuk ‘menggulingkan’ sang raja dari kekuasaannya. Tidak serta merta ketika sebuah produk baru diluncurkan dan kemudian merangkuh sukses maka pabrikan lain akan segera meluncurkan produk pesaing sesegera mungkin.

Ketika masyarakat sudah ‘bosan’ dengan generasi Mio baik dari segi kelebihan maupun kekurangannya disaat itulah Honda masuk dengan Beat (diawali dengan Vario sebagai varian awal mesin Beat). Dengan model yang lebih fresh dan fitur diatas Mio perlahan namun pasti Beat akhirnya mampu melengserkan sang raja matic. Begitu juga case Ertiga, butuh hampir 8 tahun untuk menunggu ‘kebosanan’ masyarakat dengan XeniAvanza, dan ketika diluncurkan dengan fitur ‘sedikit’ diatas si kembar plus timing yang tepat Suzuki pun akhirnya merasakan nikmatnya pasar gemuk di kelas Low MPV. hal ini yang coba diterapkan Honda ketika launching CB150R. sebenarnya bisa saja di rentang 2-3 tahun setelah Vixion diluncurkan Honda me release CB150R. toh mesin turunan dari CBR150R (old) yang sudah eksis sebelumnya. Hanya tinggal mencangkokkan PGM-FI dijamin bakal bertarung kuat dengan Vixion. Namun mereka harus menunggu sampai 5 tahun baru berani meluncurkan lawan bagi Vixion.

Ninja

IMHO it’s about timing. Di suatu titik masyarakat pastinya akan merasakan kejenuhan akan suatu model. Dan disaat itulah alternatif pilihan yang lebih fresh dan mutakhir harus diluncurkan untuk ‘menggeser’ first mover. Tidak sedikit pengguna CB150R yang merupakan pemilik old Vixion sebelumnya. Mereka memilih CB150R daripada NVL karena ingin merasakan sensasi yang berbeda, sesuatu yang baru. Begitupula yang mungkin di rencanakan Yamaha dengan YZF 250. Menunggu kejenuhan akan pasar Ninja dan disaat itulah mereka mengeluarkan YZF 250 yang gosipnya akan sangat valueable. Bisa dikatakan terlambat namun mungkin juga strategi. Membiarkan Kawasaki membuka pasar baru dan melenggang meraih kesuksesan dulu, baru kemudian secara perlahan menggerogoti pasar yang sudah ‘matang’. Tidak sulit dengan nama besar Yamaha di arena Balap International maupun Nasional untuk mengangkat image produk 250’nya. Apalagi jika Rossi dan Lorenzo menjadi Juara Dunia di 2013 ini. Penguatan Branding Yamaha dengan DNA racingnya akan sangat terdukung dengan kehadiran produk barunya (250 cc) plus brand ambassador yang kuat. Terlepas sukses tidaknya produk tersebut nanti, mari kita tunggu saja seerti apa wujudnya akhir tahun ini.

Kurang lebihnya mohon maaf, maturtengkyu sudah mampir

32 thoughts on “Launching Yamaha YZF 250, Terlambat atau Menuggu Waktu yang Tepat??

  1. Ketika sebuah pabrikan ada di zona nyaman..disitulah dia lengah dan lawan pun mengetahui itu dan siaap hajaarr gan..hehe..padahal mereka sebenrnya udah jauh2 tahun siapin..hanya tunggu waktu yg tepat..mgkin sekitar 2-3 th an siap2 nya..hehe..apalagi merubah mindset konsumen susahh banget gan..dsni perlu extra untuk membuyarkan mindset orang..sip gan

    • IMHO.. patokannya harga ninja sekarang. mgkn bakal lebih mahal sedikit jika fitur n teknologi yg diusung nanti lebih advance (jika deltabox + swing arm almunium jadi digunakan). CMIIW

  2. nah kalo soal 250 kan sudah ada kabar akan bersaing ni pabrikan yamaha …. nah kalo yg sport fairing 150 untuk pabrikan yamaha kapan ya? udah ga sabar ane nunggu yamaha sport fairing 150.. kalo yg vixion pake full fairing biasa itu menurut aku kurang cocok gan kalo yang bener2 bagus mesti pake fairing vixion india yg harganya 1 motor vixion lagi (menurut kabarnya)….

  3. jangan lama yya keluarnya .. udahh gak sabar bgt nih mao naikk mtorr yzf nya .. okeeyy..
    good luck yya gann ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s