Analisa Market Yamaha TTX atau ‘X-Ride’

TTX 5

The Next Extraordinary matic mungkin sebutan yang pantas disematkan ke calon matic Yamaha yang satu ini. Bukan terkesan melebih-lebihkan namun yang Ysa maksud dari ‘extraordinary’ adalah diluar kebiasaan dari gen matic yang selama ini alamnya di kota dengan aspal mulus dan lebih banyak digunakan untuk aktifitas kommuter di area kota yang macet (stop n go). Kepraktisan transmisi matic sangat memudahkan para biker untuk aktifitas berkendara, terutama bagi para ladies biker (Siswi sekolah, mahasiswa, ibu rumah tangga, wanita karier) yah pokoknya yg biasa pake rok lah😀 . Matic yang selama ini identik dengan ‘motor manja’ yang alergi dengan polisi tidur, alergi sama banjir, jalan bergelombang atau tidak rata. Namun dengan kemunculan ‘X-ride’ (unofficial name model) seolah mau menentang imej ‘motor manja’ tersebut.


TTX-Xride-

Melihat spy shoot yang beredar di dunia maya maupun foto-foto dari hasil modifikasi dari Thailand terlihat ground clearance TTX ini cukup tinggi. Panjang suspensi depan belakang yang pastinya lebih panjang cukup menambah Jarak antara ban dengan spakbor baik depan maupun belakang. Hal ini tentu saja memudahkan modifikator untuk mengganti jenis ban dengan model ban tahu (motocross tyre) sehingga nih matic sangat bisa diandalkan di dua alam. Hal ini tentu saja mejadi daya tarik bagi mereka yang suka akan dunia adventure, walaupun secara kemampuan TTX ini tentunya belum bisa disejajarkan dengan motor penggaruk tanah lainnya semacam Kawasaki KLX ataupun KSR yang memiliki transmisi. Namun dengan merebaknya pasar matic dan masih jauhnya gap harga antara matic dengan KLX series, potensi pecinta jalan tanah kelas low end akan tersalurkan dengan model TTX ini. Yups mungkin IMHO itulah salah satu segmen yang dituju TTX.

TTX 4

Next, model TTX ini tentunya juga bisa merambah daerah-daerah terpencil di pelosok yang minim jalan ‘mulus’. Orang-orang di desa yang jalannya masih makadam (berbatu) atau berlumpur dengan adanya TTX akan lebih worthed memilikinya. jika selama ini matic lainnya kurang nyaman digunakan untuk jalan rusak maka untuk TTX yang didukung jarak main suspensi yang cukup panjang sehingga relatif mampu meredam goncangan akibat jalan ‘ancur’ dan semoga saja tidak keras sebagaimana karakter suspensi Yamaha. Ysa sendiri dulu sering mengalami tugas keliling daerah ke pelosok-pelosok desa mulai dari Kediri, Tulungagung, sampai dengan Trenggalek yang jalannya sangat tidak layak. Dengan menggunakan Vario 110 Ysa benar-benar tidak tega menyiksa tubuh dan tuh matic. Terpaksa jalan pelan-pelan untuk meredam guncangan dan menghindari dek bawah ‘kejedok’ batu atau jalan ketika melewati kubangan. Tentu saja berakibat semakin lama sampai tujuan. Beda ketika kita menggunakan motor bebek ataupun sport yang tentunya lebih ‘nyaman’ karena diameter roda yang lebih besar dibanding matic.

Selain dua segmen diatas target TTX juga menyasar ke pecinta modifikasi umum. Mulai dali aplikasi ban besar, model setang pipa, headlam maupun stoplamp unik tentu menjadi sasaran empuk untuk dimodifikasi. Contoh modifikasi TTX sudah banyak beredar di Thailand. Dan sebagaimana para pengguna harian modifikasi ringan yg tidak merubah bentuk dasar motor (hanya plug n play) sudah cukup mempercantik memperkeren penampilan nih motor. Namun IMHO spesifikasi mesin TTX yang berbasis Mio J haruslah lebih powerfull, terutama terkait torsi. Mengingat ban yang dipakai cukup lebar (100/70-14) yang tentu saja memperberat akselerasi. Selain itu kekuatan rangka juga harus lebih rigid. Mengingat peruntukan TTX yang lebih diarahkan sebagai matic adventure atau matic off-road, yang tentunya beban yang ditanggung oleh rangka bakal lebih berat ketimbang matic ‘on-road’.  Terakhir untuk harga IMHO TTX harusnya mengisi range antara Soul GT dengan Xeon RC. Karena secara fitur dan model diatas Soul GT namun mesin masih dibawah Xeon RC.

Next, ditunggu saja informasi selanjutnya. Apakah  benar TTX ini sesuai analisa Ysa atau tidak. Kurang lebihnya mohon maaf, maturtengkyu sudah mampir.

Bonus :

yamaha-off-road-scooter

9 thoughts on “Analisa Market Yamaha TTX atau ‘X-Ride’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s