AISI : Dari 6,5 Juta Motor Baru, Lebih dari 3 Juta Terdistribusi di Pulau Jawa

Motor baru

Picture: Tribunnews

Dari data AISI per November 2012 total kendaraan roda dua yang sudah “terdistribusi” dari pabrikan ke distributor maupun penjual untuk akhirnya sampai ke tangan konsumen sudah mencapai lebih dari 6,5 juta unit. Bisa dibayangkan bro.. betapa besar magnet industri otomotif kita. Khususnya roda dua.

Ehmmmm iseng ah menghayal😀 seandainya saya owner pabrikan “X”, jual 2 juta unit sampai November ini dengan laba bersih 500rb per unit saja…. (500rb x 2jt) pake kalkulator 12 digit kagak cukup…😀. Ok pake excel aja kalo gitu… hasilnya = Rp.1.000.000.000.000 (nol’ny kurang g’ ya??)… Satu Trilyun rupiah mas bro!!!.. bukan angka yang sedikit itu. Dan ingat itu hanya dari market Indonesia saja. Trus untunge gawe opo iku?? Yah buat bayar gaji, bayar pajak, biaya R&D, n yang jelas buat biayain Rossi, Lorenzo, Pedrosa, Marquez. Betul g?? Masih lebih tuh, kan GP dah ada sponsornya… oke dech sisanya buat apa ya?? Bantu saya jawab mas bro….😀

Oke, bangun-bangun oii… jangan keenakan menghayal. Kagak dapat apa-apa selain impian. Back to topic, 6,5 juta motor baru itu tidak sedikit lho. Yang ingin saya share adalah dari 6,5 juta itu lebih dari 3 juta terdistribusi di pulau Jawa. Pulau Jawa masih menjadi magnet utama pemasaran produk otomotif. Tingginya populasi penduduk, pertumbuhan ekonomi, ketersediaan jaringan dari produksi, distribusi, penjualan, sampai after market (hulu sampai hilir), dan yang terkahir pola hidup masyarakat di Jawa sangat baik. Atau mungkin pemerataan ekonomi di luar Jawa masih kurang ?? entahlah saya hanya melihat dari satu faktor itu saja (otomotif), nggak tahu dari faktor lainnya. Maklum mas bro ane bukan pengamat ekonomi, ntar dipelototin Juragan kalo salah statement… sambil ngelirik sang ahli ekonomi Indonesia kita (di Dunia Blogger Otomotif).😉

Lanjut lagee… terus kalo bertambah 3 juta motor baru, lha motor bekasnya pada kemana? Apa tiap anak yg sudah lahir cukup usia pasti langsung dikasih motor baru? Gak semua… terus yang ganti motor, motor yang lama dikemanain? Ya dijual bekas dong, betul….. harga? Ya pasti cepat terdepresiasi, rugi kalo gitu? Ya resiko….😀

Motor_-Bekas

Picture: Tribunnews

saya masih ingat 2 tahun lalu ketika masih tinggal di Jawa, para pedagang mokas sedikit mengeluh pasar yang turun karena gempuran motor baru dengan segala advertisingnya. Stok mokas numpuk di showroom bingung mau diapain, sampe2 waktu itu ada para pedagang berani kasih fee kepada para oknum pelaku survey di lapangan agar calon pembeli di aprrove bagaimanapun kondisinya. Yah itulah fakta, walopun tidak disemua daerah terjadi dan tetap ada tipe2 tertentu yang laris diburu bekasnya (next artikel yang ini). Tetapi yang jelas usia life time motor sekarang sudah berubah mas bro. Jika dulu rata-rata life time motor berkisar 5 tahun bahkan lebih, sekarang dengan gempuran produk-produk baru, rata-rata life timenya hanya 3 tahun. Lebih dari itu ya pasti ganti model. Pabrikan yang buat model bakal merefresh modelnya dalam 3 tahunan, pemilik kendaraan setelah cicilannya lunas 3 tahun juga pasti ngebet ganti model baru (yg sudah ditawarkan pabrikan). Dunia otomotif terus berkembang, perlu kebijaksanaan bagi kita untuk mengikutinya. Its okay kita beli motor, tp jangan lupa zakat dan sedekahnya atas harta-harta yang kita miliki.

Hanya berbagi pengetahuan dan ajakan tuk selalu ingat bersedekah mumpung di hari Jum’at. Maturtengkyu sudah mampir.

sedekah

5 thoughts on “AISI : Dari 6,5 Juta Motor Baru, Lebih dari 3 Juta Terdistribusi di Pulau Jawa

  1. Ping-balik: Motor di India Emang Bikin Ngiri | Yanu-Sakti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s