KPK vs Polri

 

Hari ini Presiden SBY mengadakan pertemuan dengan pimpinan KPK dan Polri, membahas mengenai permasalahan yang sedang panas saat ini “kriminalisasi” KPK (disampaikan sendiri oleh Wakil Ketua KPK Bambang Widjoyanto). Kriminalisasi KPK sendiri diawali dari dilakukannya usaha penangkapan pimpinan penyidik KPK untuk kasus Simulator SIM Polri Novel Baswedan dengan tuduhan penembakan tersangka pencuri Walet pada 2004 ketika Novel Baswedan masih menjabat Kanit Serse di Bengkulu (ane lupa Polda, Polres atau Polsek).

Ok, My opini. penembakan terhadap tersangka terutama pencurian “kelas teri” sudah umum di dunia reskrim, pencuri ataupun penjahat kelas teri yang diberitakan (di media masa) ditangkap kemudian menderita luka tembak di kaki atau bahkan ada yang meninggal digambarkan seolah-olah melakukan perlawanan atau melarikan diri. Hal ini mungkin benar, mungkin juga tidak (coz ane jg blm pernah ngalamin). tapi menurut seorang ex. napi yang pernah ane kenal, mereka (pencuri yang tertembak) sebenarnya memang ditembak oleh yg “menangkap”. So, tembakan ke para tersangka kemungkinan benar adanya. ini dugaan pertama ane.

Kedua. kejadian tersebut terjadi pada 2004 atau 8 tahun yang lalu. dan setahu ane penembakan tersebut harusnya masuk delik pidana (bukan delik aduan). pertanyaannya kenapa baru diangkat sekarang? bukankah sebelumnya sudah ada pengadilan internal di lingkungan Polri (menurut keterangan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjoyanto)?

Ketiga. usaha penangkapan dilakukan dengan banyak polisi (berpakaian preman) mendatangi KPK, kesan show off force sangat kentara dan dilakukan disaat yang bersamaan dengan pemeriksaan Djoko Susilo.

dari ketiga hal tersebut pendapat ane secara umum adalah usaha penangkapan penyidik KPK Novel Baswedan terkesan dipaksakan dan ingin “mengganggu” penyidikan KPK untuk kasus Simulator SIM, dan apabila benar kejahatan yang dilakukan oleh Novel Baswedan maka harusnya dia tetap mendapat hukuman yang setimpal. perlu digaris bawahi juga hal ini untuk seluruh aparat di Indonesia juga harus diperlakukan sama, karena banyak kasus penembakan tersangka yang menurut saya tidak pernah terangkat ke permukaan. 

 

itulah pendapat dari ane yang notabene hanya orang awam, dan hanya berdasar informasi dari media masa.

kurang lebihnya Mohon Maaf. CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s