Awal tahun membuat kerjaan numpuk, sehingga Ysa sulit mencari waktu buat menyalurkan hobi ngeBlogg
.memang perlu belajar konsistensi untuk tetap menulis menyalurkan hobi ngeBlogg. Ok, Melanjutkan artikel sebelumnya mengenai indent yang mengular ketika sebuah new produk booming di masyarakat. Ysa akan coba berikan tips dalam membeli motor baru, ya relatif lebih mudah sih, karena tidak perlu memastikan kualitas motor yang akan dibeli (beda jika beli mokas). Produk yang langsung booming di masyarakat biasanya tergantung beberapa hal. Pertama pasti model, brand & image, mesin, dan fitur. Ketika empat hal tersebut mampu diiklankan dengan baik, konsumen pasti ‘tertarik’ untuk memilikinya. apalagi buat ABG yang minta apapun ke ortu pasti diturutin atau bagi masbro yang memiliki kecukupan rizki tentu mudah untuk segera memiliki motor idaman kita.
Ok lanjut saja poin-poinnya:
1. Ketahui dulu spesifikasi motor yang akan dibeli.
Cek via internet, jaman gini belum kenal IT
… belajar dunk!!! Ulasan dari blogger biasanya lebih ‘independet’ dan apa adanya, dibanding ulasan media otomotif nasional yang terkadang hanya menampilkan banyak hal baik saja tentang suatu produk. biasanya ulasan dari dunia Blogger lebih ‘rasional’ karena dilengkapi dengan bukti otentik, baik berupa foto, video, grafik dan sejenisnya. Sesuaikan ekspektasi dengan hasil review agar tidak kecewa di kemudian hari. Kalo pengen irit ya parameternya BBM, pengen kencang ya parameternya di power, dst.
2. Datang langsung ke Dealer Resmi:
Beranikanlah Datang sendiri ke dealer resmi, atau ajak teman yang bisa ‘dipercaya’ dan mengerti dalam hal motor. Tidak ada salahnya tanya ke tetangga atau orang lain yang mengerti motor namun apabila yang ditanya tersebut sudah sampai mengarahkan (beda sama menyarankan lho…) untuk ke Dealer tertentu apalagi sampai terkesan memaksa.. mending batalin aja (cari sumber informasi dari orang lain). Karena biasanya si informan tersebut punya hak fee ke dealer yang direkomendasikan. Bahasa umumnya Makelar
… efeknya apa? Jika kita beli ke dealer via makelar maka hak kita atas diskon akan berkurang untuk jatah fee makelar tersebut… sory untuk para makelar ane buka nih informasi
3. Pastikan Harga & negosiasikan
Minta pricelist resmi harga OTR motor baru yang akan kita beli. Khusus untuk model baru yang indent, terkadang ada dealer ‘nakal’ yang melakukan upping price diatas harga OTR resmi. Memastikannya via pricelist. Karena tidak mungkin mereka menaikkan harga dan dicantumkan di pricelist (resiko ketahuan dealer lain dan dilaporkan ke yg berwajib
main dealer ato ATPM maksudnya). Negosiasikan harga, jika kita beli cash maka diskon pembelian biasanya lebih sedikit daripada kita beli kredit. Diskon untuk setiap tipe bisa berbeda-beda tergantung laris tidaknya tipe tersebut. sebagai gambaran untuk cahs diskon biasanya berkisar antara 200-400rb, sedang kredit bisa dua kali lipat diskon cash (bahasanya subsidi uang muka). Namun bila motor tersebut indent atau tipe laris, kecil kemungkinan ada diskon yang diberikan.
3. Bandingkan dengan dealer lain
Jika kita memang berniat mencari diskon yang bersaing, yah silahkan info dari dealer pertama ditampung dulu, coba datang ke dealer lain dengan tipe yang sama dikasih diskon berapa? Bilang ke salesnya bahwa anda sudah dari dealer “X” dan dapat diskon sekian. Diadu saja, biasanya dealer kedua yang dikunjungi bakal ngasih lebih murah.
4. Bayarlah dengan cermat
Jika memang negosiasi sudah deal dan ditindaklanjuti dengan pembayaran via cash atau uang muka (kredit), maka pastikan pembayaran melalui kasir. Mintalah kwitansi resmi yang dilengkapi kop dealer dan berstempel. Jangan mau diberi kwitansi ‘pasar’ walaupun ada stempel dealer. Jangan membayar atau menitipkan uang pembelian / uang muka via sales (apalagi makelar) karena secara prosedur perusahaan, biasanya sales bukanlah pihak yang diperbolehkan untuk menerima uang dalam bentuk apapun. Tugas mereka hanya menjual barang. Hal ini untuk menghindari penipuan terutama terkait diskon dan subsidi yang diberikan. Sekali lagi Ysa tekankan disini kuncinya ada di kwitansi resmi. Ysa sangat paham akan hal ini karena dulu pekerjaan Ysa sebagai ‘watch dog’ bagi para sales-sales nakal.
5. Siapkan data dan kelayakan kredit
Jika pembelian dilakukan secara kredit maka kita akan disurvey terlebih dahulu, siapkan data pendukung, KTP, KK, rek listrik, dsb. Dan yang terpenting adalah penghasilan kita. Umumnya patokan pihak finance / leasing adalah jumlah angsuran tidak melebihi sepertiga penghasilan kita. Contoh jika gaji kita 2jt maka maksimal angsuran yang diberikan sekitar 650rb. Jangan memberikan uang ke surveyor apabila kita ‘diancam’ untuk tidak di setujui kreditnya. Karena surveyor akan ‘berhadapan’ dengan sales dan dealer apabila menolak pengajuan kredit kita (jika kita layak di ACC). Pastikan kita tahu disurvey oleh finance apa bisa (f1f, 4d1r4, w0m, b4f, 5um, dsb) agar kita tahu dimana tempat pembayaran angsurannya. Oh ya… ketika kita kredit maka hubungan dengan dealer hanya sebatas uang muka, STNK, dan Nopol. Sedangkan angsuran dan BPKB adalah dengan pihak leasing. Dealer tidak ada sangkut pautnya dengan masalah angsuran dalam hal ini.
6. STNK & Plat Nopol
Normalnya untuk STNK & Plat waktu pemrosesan yang dijanjikan pihak dealer sekitar 2 mingguan dari tanggal pembelian. Folow up tiap minggu dengan menelpon pihak dealer. Jangan pasif walau dijanjikan akan dihubungi pihak dealer (cuma janji doang). Jika telah lewat dari 2 minggu bahkan sampai sebulan patut dicurigai ada sesuatu di dealer tersebut. entah dealernya atau pembelian kita yang bermasalah karena oknum dealer. Minta akses ketemu dengan pimpinan dealer, tunjukkan kwitansi pembelian kita dan sebutkan sales yang folow up kita. Biasanya pihak keuangan dealer akan menahan STNK & Nopol apabila ada kekurangan uang pembelian / uang muka dari konsumen. Jika memang kurang … ya bayar mas bro…
. dan jika memang sudah jadi pastikan semua identitas dan keterangan yang tercantum di STNK sudah sesuai dengan identitas dan kendaraan kita. Beda satu huruf atau angka saja kembalikan ke dealer untuk diperbaiki (tanggungjawab dealer).
7. Serah terima motor
Ketika serah terima motor cek kondisi motor beserta kelengkapannya (Helm, Jaket, toolkit, buku petunjuk, buku service gratis). Supir yang mengirimkan biasanya menghidupkan motor untuk menunjukkan bahwa motor ready to ride, minta copy / lampiran bukti serah terima kendaraan yang telah ditandatangani. Pastikan sebelumnya anda telah mengecek kelengkapan kendaraan yang tertulis di BSTK sesuai dengan yang anda terima.
8. Bonus
Jika kita menginginkan harga miring (untuk motor non indent), tunggu saja akhir tahun atau awal tahun. Semua dealer akan berusaha cuci gudang. Karena tiap tipe ada tahun produksinya. Dealer tidak mau berlama-lama dengan stok motor yang lewat tahun produksinya, sehingga kadang diskon yang diberikan bisa dua kali lipat dari diskon untuk harga normal (sebagaimana saya sebutkan diatas). Satu lagi.. jika kita mau jual mahal sedikit, minta hadiah khusus ke dealer baik berupa jaket ataupun helm khusus (dluar jaket & helm standar). Jika mereka bilang tidak ada atau tidak punya, coba aja pura-pura ngebatalin pembelian. Bilang aja di dealer lain dapat hadiah helm khusus (biasanya merk garputala yang sering memberikan hadiah helm atau jaket keren untuk tipe-tipe tertentu). Lumayan kan dapat helm fulface seharga 250-300rb’an ;D
Tips yang coba Ysa sampaikan diatas Ysa dapat dari pengalaman kerja dulu sebagai pengawas di dealer dan di lembaga pembiayaan. Untuk memastikan tidak ada penyimpangan yang dilakukan oleh oknum karyawan dealer atau leasing yang merugikan pihak konsumen. Semoga saja bermanfaat bagi masbro semua yang akan membeli motor baru sebagai pendamping kita dijalanan
. intinya jangan sampai motor yang kita harapkan bisa kita banggakan atau ‘memuaskan’ kita malah bikin repot kita karena ada masalah dalam proses pembeliannya.
Kurang lebihnya Ysa mohon maaf, maturtengkyu sudah mampir.





Terima kasih sekali pencerahannya…
sama2 smoga bermanfaat
gertak sambal..
sambel’e skalian sing pedes…
Mantaappp nich… emang seharusnya begitu mas…
berbagi pnglaman.. & semoga bermanfaat mas bro..
selisih 600rb. hadehh…
dlu pernah beli motor dapet subsidi 900rb dah seneng.. eh sebulan kemudian tetangga beli motornya sama dpt subsidi 1,5 jt
beli motor seken gimanaa?
https://brigade15.wordpress.com/2013/02/01/hunting-helm-second/
wah klo mokas blm pnya pengalaman banyak..
IMHO skrg iklan motor bekas di bernia6a n t0k0b4gu5 sdh banyak. cb ambil dr situ. coz klo dr showroom bekas kondisinya 50:50 (untung-untungan mksudnya). klo dr pemilik lngsung kondisinya biasanya apa adanya. baik ya baik.. jelek ya jelek. tinggal nego sesuai kondisi. harga jg pasti lebih murah drpd beli di showroom bekas.
terimkasih untuk tips dalam membeli motor baru teimakasih sudah mau berbagi
Terima kasih mas yanusakti atas informasinya
matur nuwun
oia, sekalian mau tanya mas, yg dimaksud dengan “harga paket” di price list itu apa ya?
thx
wah ada to harga paket mas?sepengetahuan Ysa ATPM itu mengeluarkan harga OTR (fix) tiap tipe per daerah. g’ boleh melebihi harga tersebut. kalo ada harga paket yg menjadi pertanyaan paketnya apa nih? plus helm, jaket, souvenir ato hadiah?…. kalo selama harga yg dicantumkan itu dibawah harga OTR berarti “paket” yg dimaksud adalah Discount penjualan (hanya bahasa marketingnya). tp kalo ada harga paket diatas OTR. tanda tanya besar mas bro. bisa report ke Pabrikan aja benar g’ harga paket gituan.
Kalau buat pencairan dana asuransi total lost ada pembahasan nya mas bro?
klo kita kredit ke finance company pasti ada perhitungannya.
contoh di th ke-3 motor kita hilang. saldo piutang kita tinggal 5jt. dapat klaim asuransi 10 jt. oleh finance co. dipotong 5 jt dlu untuk melunasi saldo piutang kita, sisanya 5jt baru diserahkan ke konsumen.
klau jmlah saldo piutang kita masih 11 jt, sdangkan klaim asuransi cm dapat 10jt, ya kita g’ dapat apa2.. malah sisa yg 1 jt tetap ditagih oleh Finance Co. CMIIW
klo beli cash misalkan MIO GT, setelah nego akhirnya sales ngasih discont 400rb, tp setelah searcing di internet jd ragu ada info.. mungkin ga klo ada discont yg lebih besar bisa jadi ada sperpart yg diganti /tidak ori?
ato kemungkinan lain nya apa ya mas Brow?
nggak bro, g’ mgkn ada part yg diganti. malah bkin pusing buat mekanik buat gonta ganti part.
Discount itu potongan yg diberikan oleh dealer dgn ‘mengurangi’ margin laba unitnya. contoh seandainya 1 unit motor labanya 1jt, kalau pas dia over stok atas unit itu bs diberi discount 400-500rb. trgantung dr dealer n unitnya.
tiap dealer hrus jaga cash flow, sehingga diusahakan unit tidak menumpuk (ngendon lama) di gudang, yg berarti uang berhenti. klo kejual kan dealer bs beli lagi stok unit yg baru.