Menanti Jawaban CB150R?

honda cb150r

Ehmm… 2 hari ini perseteruan para pendukung kedua kesebelasan produk sport 150 cc (NVL & CB150R) benar-benar panas tapi tetap dalam batas ‘wajar’ (Ora sampe rusuh ky’ superter bola…  :D  ). Semua proses review komparasi sudah ‘hampir’ dilewati. Mulai dari penampakan penampilan, fitur, spesifikasi teknis (on paper), konsumsi bahan bakar, handling, top speed, akselerasi, sampai Dyno test. Mungkin yang kurang tinggal adu Drag head to head atau balap di sirkuit. Kurang opo maneh coba untuk membuktikan siapa dari keduanya yang paling unggul bagi pembaca.

Dari semua proses komparasi tersebut sebenarnya sudah mendekati klimaks dengan munculnya video Dyno test di youtube terkait power on wheel antara kedua produk tersebut. Dimana ternyata diluar dugaan power NVL lebih tinggi dibandingkan CB150R. Terlepas segala spekulasi tentang proses Dyno test dsb, sekali lagi Ysa pribadi apreciate akan hal apapun terkait test produk yang dilakukan (ora ono tes dyno lainnya sampai dengan saat ini).

high expectations

To The Point….. dengan ekspektasi tinggi terhadap CB150R dengan mencaplok engine gen DOHC CBR150R digadang-gadang bakal menjadi ‘Giant killer’ bagi Vixion, namun dalam perjalanannya setelah proses launching terjadi penurunan (IMHO) harapan maupun tingkat kepercayaan terhadap para konsumen yang menanti CB150R. bagi pembaca yang selalu update berita dari Blogger’s roda dua tentu tidak lupa bagaimana sebuah ‘tamparan’ bagi calon pembeli ketika ada berita tentang kondisi sambungan (las-lasan.. bukan kerangka trellisnya lho) yang berkarat, padahal baru di display di Dealer. yang kedua adalah masalah konsumsi BBM yang dari hasil tes para blogger maupun media otomotif kesemuanya menunjukkan NVL lebih irit. ketiga adalah ketika ada review yang menyebutkan simpangan speedometer (berkaitan erat dengan klaim top speed) yang kurang akurat dibanding speedo NVL, dan pukulan terakhir adalah hasil Dyno test yang ‘mengunggulkan’ New Vixion dari segi Power on Wheel.

Lho koq semua yang Ysa sebut diatas kesannya seolah-olah hanya menampilkan aspek keunggulan NVL, terus bagaimana terkait komparasi bentuk / model, ergonomi, kelincahan, handling? koq g’ disebutkan? Terkait model, itu tentang selera (subjektif). kelincahan, handling, ergonomi patokan aka benchmark’nya tidak bisa diukur secara matematis (g’ ono wujude je’…) itu semua terkait feeling sebagai pengendara kedua produk tersebut… ada yang bisa g’ ngasih angka patokan / standar baku untuk pengukuran lincah, ergonomi, handling? :D

Bagi mereka yang menantikan CB150R dengan segala keunggulannya pastinya ingin.. ingin…dan ingin memastikan bahwa nih CB150R benar-benar sesuai ekspektasi mereka. Selama ini info lengkap tes ride hanya dari NVL yang berani dipinjamkan ke Blogger’s papan atas. Sedangkan CB150R masih nihil untuk dipinjamkan ke Blogger’s…. (update: info terbaru sudah on hand Blogger’s ;) , tinggal tunggu reviewnya). Ya walaupun telat ….. atau mungkin terpaksa :D upppsss…..  karena melihat ke’empat tamparan dari hasil tes diatas namun hal ini bakal menjadi jawaban bagi para biker yang menantikan hasil lengkap tes harian versi blogger” yg lebih independen dengan segala metode test versi mereka terhadap CB150R.  So… ditunggu saja dalam minggu ini .. janjinya Kang Mas ;)

NVL tanyacb150r jawab

Hasil test sementara bloger’s (kalo kurang mohon ditambahi):

Konsumsi BBM versi : TMCBlog, IWB, sejutaumat

Deviasi Speedo : pertamax7, IWB, sejutaumat

Dyno Test : pertamax7, Gantri

Kurang Lebihnya Mohon Maaf, Maturtengkyu sudah mampir

About these ads

23 thoughts on “Menanti Jawaban CB150R?

  1. Iya neh sprtinya review ttg cb sf kurang banget, dan 4 ‘tamparan’ tsb hrsnya ditanggapi lbh lanjut oleh pihak terkait.
    Kl didiemin aja, sy yakin akan ada tamparan2 berikutnya, yg ujung2nya bisa mmperburuk sales cbsf itu sendiri. Atau apakah krna cbsf mmg sdh bgtu adanya mknya didiemin aja?
    Tapi btw, sy kok lbh stju kl nvl dan cbsf di adu head to head di sirkuit, wl pd intinya mnurut sy 2 motor ini ditujukan utk harian. (kl utk balapan sbnarnya, min. 250cc lah). Nah, dari hsl race tsb, kan ketahuan mana yg sbnrnya lbh kencang. :-)

    • iya AHM harus do something about this.. IMHO AHM agak telat akan hal ini.. atau mgkn mereka tdk memperkirakan impact’nya review oleh blogger di media. .. entahlah, minggu2 ini akan ada jawabannya koq ;)

  2. penggiringan opini yang bagus. siapa pegang media, dia yang menang, dan ini dilakukan benar oleh pihak Y. sementara hal seperti ini tertutup oleh berita lain. padahal juga kenyataan.
    http://pertamax7.com/2013/01/11/yamaha-new-vixion-berkarat-waduh/
    Head2head secara obyektif seharusnya ya seperti lomba, disaksikan oleh kedua pihak, dilakukan oleh pihak netral dan di share tanpa ada kepentingan. sebagaimana contoh diatas CB dan NVL dites saat berbarengan tidak? tes ridernya sama tidak? bahan bakar yg digunakan sama tidak? dan masih banyak variabel lain untuk dibuat sahih bahwa hal itu pantas di share. tapi? ya itulah kekuatan media sesungguhnya, siapa yang bisa merangkul, dia yang menang

    • Betul… selama ini emang Y bagus dalam hal media internet.. tdk hanya bermain di level mainstream.. tp jg level bawah. ingat lomba bikin artikel tentang Mio J.. Blogger2 pada ikut bkin artikel ttg ini… bgitu jg masalah minjamin motor baru bwt tes harian oleh blogger untuk di review …
      seandainya H mau meminjamkan unitnya lebih awal, mungkin hasil review yg beredar di Dunia Blogger’s bakal lebih banyak.. dan ini bs menjadi counter information NVL
      tidak bisa disalahkan dan tdk bisa dihindari.. dimanfaatkan saja perkembangan dunia IT, ketika semua review maupun komparasi yg beredar selama tidak menyesatkan (menyajikan fakta yg tidak benar) it’s fine2 aj. toh di Internet sebenarnya bukan patokan utama untuk beli motor (Vario Case).
      oh iya bro mslh karat berkarat ane g’ mau mnyajikan link (ntar ane dianggap nge BC’).. yg ane sajikan link cm hasil tes ataupun review beserta bukti foto atau video di bloggnya msg” (tetap netral. g BC2an :D )

  3. soal media internet emang Yamaha rajanya…liat aja penyajian websitenya lebih atraktif en fungsional….AHM harus belajar hal itu dan tidak cuma mengandalkan cara konvensional khas holding company-nya yaitu ASTRA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s